INGATLAH – Klub kebanggaan Banten, Dewa United Banten FC, menegaskan ambisinya menorehkan sejarah di kancah Asia.
Bertandang ke markas Manila Digger FC pada leg pertama perempat final AFC Challenge League, Kamis (5/3) malam, skuad berjuluk Banten Warriors datang dengan satu pesan jelas, percaya diri dan siap menang.
Pertandingan yang digelar di Rizal Memorial Stadium itu menjadi momentum penting bagi Dewa United untuk membuktikan kapasitasnya sebagai kekuatan baru sepak bola Indonesia di level regional.
Dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Rabu (4/3), kapten tim Ricky Kambuaya tampil lugas menyampaikan kesiapan tim.
Ia menegaskan bahwa persiapan telah dilakukan secara komprehensif, baik dari sisi taktik maupun mental bertanding.
“Kami datang dengan persiapan matang. Tim dalam kondisi siap dan fokus penuh untuk memberikan performa terbaik,” ujar Ricky.
Gelandang bernomor punggung 19 itu juga menyoroti kondisi lapangan sintetis yang akan digunakan dalam laga.
Namun, menurutnya, faktor tersebut bukanlah tantangan baru.
“Saya sudah beberapa kali bermain di lapangan sintetis seperti ini. Adaptasi bukan masalah utama. Yang terpenting adalah eksekusi strategi dan konsistensi permainan,” katanya.
Lebih dari sekadar aspek teknis, Ricky menekankan pentingnya faktor dukungan suporter.
Ia meyakini kehadiran masyarakat Indonesia di Manila dapat menjadi suntikan moral yang signifikan bagi tim.
“Kami tahu banyak warga Indonesia di Manila yang mengikuti perjalanan kami di AFC. Dukungan mereka akan menjadi energi tambahan di lapangan,” ucapnya.
Bagi Dewa United, laga ini bukan sekadar pertandingan tandang. Ini adalah ujian karakter, konsistensi, serta peluang untuk melangkah lebih jauh di kompetisi Asia.
Mentalitas bertanding dan soliditas tim diyakini menjadi kunci dalam mengamankan hasil maksimal sebelum melakoni leg kedua.
Dengan fondasi persiapan yang kuat dan optimisme yang terukur, Dewa United menatap laga ini sebagai langkah strategis menuju babak berikutnya.





