INGATLAH.COM – Laga krusial menanti Semen Padang FC saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-24 Super League di Stadion Gelora Haji Agus Salim, Rabu (4/3) pukul 21.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi penentuan nasib Kabau Sirah dalam upaya keluar dari zona merah.
Pasalnya, Hingga pekan ke-23, Semen Padang masih terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 16 poin.
Angka tersebut sama dengan Persis Solo di peringkat ke-17.
Sementara itu, PSBS Biak berada di posisi ke-16 dengan 18 poin dan Persijap Jepara di posisi ke-15 dengan 19 poin.
Selisih tipis membuat peluang keluar dari zona degradasi masih terbuka.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menegaskan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur, kecuali Boubakary Diarra yang absen akibat kartu merah.
“Kami sudah latihan dengan cukup positif. Semua pemain siap dan semoga bisa menang lawan PSIM,” ujar Dejan.
Ia juga memastikan gelandang Alhassan Wakaso telah kembali berlatih dan dalam kondisi fit.
Dejan mengakui PSIM bukan lawan yang mudah. Pada pertemuan sebelumnya di Yogyakarta, Semen Padang kalah 0-1 lewat gol penalti.
Menurutnya, tim harus bermain sabar dan tidak terpancing emosi agar peluang menang tetap terjaga.
“Kami ingin menang karena kalau bisa dapat tiga poin, peluang keluar dari zona merah semakin besar,” tegasnya.





