Olahraga

Pavlovic dan Leao Jadi Pahlawan, AC Milan Sikat Cremonese di Injury Time

×

Pavlovic dan Leao Jadi Pahlawan, AC Milan Sikat Cremonese di Injury Time

Sebarkan artikel ini
Penyerang AC Milan, Rafael Leao merayakan gol yang dicetaknya.(ist)
Penyerang AC Milan, Rafael Leao merayakan gol yang dicetaknya.(ist)

INGATLAH.COM – AC Milan berhasil bangkit dan mengamankan kemenangan penting usai menundukkan US Cremonese dengan skor 2-0 dalam lanjutan Serie A pekan ke-27.

Bermain di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/3/2026) malam WIB atau pukul 12.30 waktu setempat, pasukan Massimiliano Allegri harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin.

Kemenangan ini terasa krusial bagi Rossoneri setelah pada pekan sebelumnya mereka tumbang 0-1 dari Parma, hasil yang mengakhiri rekor tak terkalahkan panjang Milan di Serie A musim ini.

Kekalahan tersebut juga membuat posisi mereka tertahan di peringkat kedua, tertinggal cukup jauh dari rival sekota, Inter Milan, dalam perburuan Scudetto.

  • Gol Datang di Ujung Laga
Baca Juga  Messi Berharap Di Maria Cetak Gol di Laga Terakhirnya untuk Argentina

Menghadapi Cremonese yang tengah terpuruk di papan bawah, Milan sebenarnya tampil dominan sejak awal.

Namun rapatnya pertahanan tuan rumah membuat upaya Rafael Leao dan kawan-kawan selalu kandas.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-89. Berawal dari situasi bola mati, bek tangguh asal Serbia, Strahinja Pavlovic, sukses memaksimalkan kemelut di depan gawang dan membawa Milan unggul 1-0.

Saat Cremonese mencoba bangkit di masa injury time, Milan justru menambah keunggulan.

Pada menit 90+4, Rafael Leao memastikan kemenangan lewat serangan balik cepat yang tak mampu dihentikan lini belakang tuan rumah.

Baca Juga  Link Nonton Live Streaming Atalanta vs AC Milan, Demi Rebut Kembali Puncak Klasemen

Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

  • Kerja Keras Jaga Asa Juara

Kemenangan ini menjadi bukti mentalitas Milan yang tak ingin larut dalam kekecewaan usai kekalahan dari Parma.

Meski harus menunggu hingga menit akhir, tiga poin dari Cremona menjaga asa mereka tetap hidup dalam perburuan gelar.

Dengan 27 pertandingan telah dilalui, Milan kini mencoba terus menekan Inter di puncak klasemen.

Sementara bagi Cremonese, kekalahan ini semakin memperburuk posisi mereka yang masih berjuang keluar dari zona rawan degradasi.

Milan memang belum menyerah. Di bawah arahan Allegri, Rossoneri menunjukkan bahwa harapan meraih Scudetto belum sepenuhnya padam.