INGATLAH.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bersama warga binaan berhasil memanen sayur pak coy hasil budidaya mandiri di area asimilasi lapas, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif di bidang pertanian.
Sejak tahap awal, para warga binaan dilibatkan langsung dalam proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, mengatakan bahwa program pertanian ini tidak semata-mata mengejar hasil panen, tetapi lebih pada pembentukan karakter dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
“Program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Lapas Pekanbaru dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang bermanfaat,” ujar Yuniarto.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, warga binaan dilatih untuk memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja yang baik selama menjalani masa pidana.
Panen sayur pak coy ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, khususnya pada aspek penguatan pembinaan kemandirian, peningkatan produktivitas warga binaan, serta optimalisasi pemanfaatan lahan di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan hasil panen yang diperoleh, Lapas Pekanbaru berharap program serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung agenda pembangunan nasional,” tutupnya.





