Pekanbaru

Dibalik Program MBG, Ada Relawan yang Berjuang untuk Memenuhi Kehidupan

×

Dibalik Program MBG, Ada Relawan yang Berjuang untuk Memenuhi Kehidupan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan SPPG Siak Tualang Perawang di bawah naungan Yayasan Tuah Karya Mandiri bukan sekadar menyajikan makanan sehat bagi para siswa.

Ada cerita hiruk-pikuk dapur dan distribusi makanan, tersimpan kisah haru tentang para relawan yang perlahan menemukan harapan baru dalam hidup mereka.

Awalnya, para relawan datang dengan satu niat sederhana, sejak dini hari menyiapkan bahan, memasak, hingga memastikan makanan bergizi tiba di sekolah-sekolah tepat waktu.

Tanpa banyak keluhan, tanpa pamrih. Yang ada hanya kepedulian terhadap masa depan anak-anak yang mereka layani.

Baca Juga  Terungkap! 4 Pelaku Perampokan Brutal Tewaskan Lansia Pekanbaru Dibekuk, 2 Ditembak Polisi

Namun, pengabdian itu tidak berhenti sebatas memberi. Seiring waktu, dedikasi dan kedisiplinan para relawan menarik perhatian Kepala SPPG Banua Rezky.

Ia melihat para relawan lokal yang berada dekat dapur yang sangat tangguh.

“Program MBG bukan hanya tentang memenuhi gizi siswa, tetapi juga tentang membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Rezky, Senin (19/1/2026), dengan nada penuh harap.

Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman dan keterampilan kerja, tetapi juga penghasilan yang mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bagi sebagian relawan, penghasilan itu berarti beras di rumah tak lagi habis sebelum akhir bulan.

Baca Juga  Insiden Jeferson dan Bil’asqan, Begini Kata Pelatih Persikad Depok

Bagi yang lain, itu adalah harapan bahwa kerja jujur dan pengabdian masih punya tempat di negeri ini.

“SPPG Siak Tualang Perawang bersama Yayasan Tuah Karya Mandiri pun menegaskan komitmennya untuk terus menyukseskan program MBG. Bukan hanya demi siswa-siswa yang membutuhkan asupan gizi layak, tetapi juga demi para relawan lokal agar tumbuh, berdaya, dan mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.

Kisah ini menjadi bukti bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program pemerintah.

Tetapi menyehatkan generasi penerus bangsa, sekaligus mengubah nasib masyarakat kecil yang bekerja dengan hati.