INGATLAH – Akses jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menuju Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, terputus total akibat banjir, Sabtu (10/1/2026) sore.
Badan jalan dilaporkan terban dan terbawa arus banjir Sungai Batang Pagadih di Jorong Tigo Kampung, Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh.
Camat Palupuh, Nong Rianto, mengatakan luapan Sungai Batang Pagadih dengan arus yang cukup deras menggerus badan jalan sehingga jalur alternatif Palupuh–Koto Tinggi tidak dapat dilalui kendaraan.
“Arus sungai sangat deras sehingga badan jalan terbawa banjir. Saat ini akses kendaraan terputus total,” kata Nong Rianto saat dihubungi awak media Sabtu.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan tersebut dipicu curah hujan tinggi yang melanda wilayah itu sejak Jumat (9/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026).
Selain menyebabkan jalan terputus, banjir juga merendam satu rumah warga di Jorong Pagadih Mudiak, Nagari Pagadih.
Rumah tersebut diketahui milik Sahrial. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Nong Rianto menambahkan, ruas jalan tersebut sebelumnya juga sempat terdampak longsor dan terban pada akhir November 2025 akibat hujan lebat.
Kondisi itu sempat mengisolasi sejumlah jorong di Nagari Pagadih karena tidak bisa dilalui kendaraan.
Pemerintah Kabupaten Agam, kata dia, sempat mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor sehingga akses lalu lintas kembali normal.
Namun, hujan deras yang kembali mengguyur wilayah tersebut dalam dua hari terakhir menyebabkan jalan kembali lumpuh.
Ia mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi kawasan rawan longsor dan terban, serta menghindari jalur tersebut hingga kondisi dinyatakan aman.





