INGATLAH – Semen Padang FC mengusung motivasi tinggi saat menyambangi markas Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, dalam lanjutan BRI Super League, Minggu (28/12).
Keberhasilan menundukkan Persija Jakarta pada pertandingan sebelumnya menjadi modal berharga bagi skuad Kabau Sirah (julukan Semen Padang FC) untuk melanjutkan tren positif di laga tandang ini.
Kemenangan dalam laga ini sangat krusial bagi Kabau Sirah yang tengah berupaya keras menjauh dari zona merah.
Saat ini, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) tersebut masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 10 poin.
Peluang mencuri angka terbuka lebar mengingat performa tuan rumah, Madura United, yang belum konsisten.
Dari lima laga terakhirnya, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut hanya mampu mengamankan satu kemenangan, sementara sisanya berakhir dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan pada Sabtu (27/12), pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic mengakui bahwa hasil kontra Persija memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi tim.

“Laga kemarin sangat berat, namun kami bisa menang. Saat ini kondisi para pemain sangat baik dan siap untuk menghadapi pertandingan lawan Madura,” jelas Dejan.
Pelatih asal Serbia ini juga memiliki keuntungan personal karena pernah menukangi Madura United di masa lalu, sehingga ia cukup mengenal karakter tim lawan.
“Saya banyak teman di sini (Madura). Tapi yang penting kami datang ke sini untuk mencuri poin, dan semoga pertandingan berjalan lancar dan memberikan hiburan kepada para penonton,” tambahnya.
Optimisme serupa disampaikan oleh pemain Semen Padang FC, Rui Rampa. Menurutnya, seluruh penggawa tim sedang dalam kondisi siap tempur dan berkomitmen untuk meneruskan momentum kemenangan.
“Tim ini terus berkembang setiap minggu dan setiap pertandingan. Dan kami datang ke sini untuk mencari kemenangan lainnya,” tegas Rui Rampa. (*)





