Berita

Efek Lembah Anai,Trafik Tol Padang-Sicincin Turun 48 Persen saat Nataru

×

Efek Lembah Anai,Trafik Tol Padang-Sicincin Turun 48 Persen saat Nataru

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Di saat hampir seluruh ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mengalami lonjakan trafik yang signifikan pada periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), kondisi berbeda justru terjadi di Ranah Minang.

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan bahwa volume kendaraan yang melintasi Tol Padang–Sicincin justru mengalami penurunan tajam hingga hampir separuh dari kondisi normal.

Berdasarkan data trafik per 20 Desember 2025, tercatat hanya ada 1.871 kendaraan yang melintasi ruas kebanggaan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 48,23% dibandingkan trafik harian normal.

Faktor Konektivitas Lembah Anai Jadi Pemicu

Penurunan trafik di Tol Padang-Sicincin merupakan anomali di tengah kenaikan rata-rata trafik JTTS yang mencapai 37,69%.

Baca Juga  Presiden Prabowo Tinjau Lembah Anai, Targetkan Perbaikan Jalan Rampung Juli 2026

Hal ini secara langsung dipengaruhi oleh terganggunya akses utama yang menghubungkan Padang dengan Bukittinggi.

“Kendaraan yang melintasi Tol Padang-Sicincin tercatat lebih rendah 48,23% dari trafik normal. Hal ini dikarenakan terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi,” tulis manajemen Hutama Karya dalam laporan resminya, Minggu (21/12).

Putusnya jalur utama di kawasan Lembah Anai akibat bencana alam sebelumnya membuat mobilitas masyarakat yang biasanya menggunakan jalan tol sebagai jalur cepat menuju pusat wilayah Sumbar menjadi terhambat.

Perbandingan dengan Ruas JTTS Lainnya

Berbeda dengan Padang-Sicincin, ruas tol lain di Sumatera justru melimpah kendaraan. Sebagai perbandingan, Tol Betung-Tempino-Jambi mencatatkan kenaikan fantastis sebesar 86,59%, disusul Tol Sigli-Banda Aceh yang melonjak 65,47%. Ruas favorit seperti Pekanbaru-Dumai (Permai) juga tetap padat dengan 18.636 kendaraan.

Baca Juga  Anak 11 Tahun di Kuranji Jadi Korban Gigitan Anjing Liar

Meskipun trafik di Padang-Sicincin melandai, Hutama Karya tetap memastikan layanan di ruas ini tetap prima bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan lokal.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran dan keselamatan trafik. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi fisik prima dan saldo kartu elektronik mencukupi demi kenyamanan bersama,” tulis laporan Hutama Karya.

Hutama Karya terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan pemulihan jalur penghubung agar fungsi Tol Padang-Sicincin sebagai stimulan ekonomi Sumbar dapat kembali optimal pasca-libur Nataru. (*)