INGATLAH.COM – Memasuki hari ke-17 pascabencana alam di Sumatera Barat, keluarga personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau bernama Ipda Angga Mufajar meminta agar operasi pencarian terus diupayakan.
Sejak kejadian bencana, tim gabungan telah melakukan penyisiran di sejumlah titik, mulai dari kawasan Lembah Anai hingga Muara Padang Pariaman. Namun hingga kini, keberadaan Ipda Angga belum diketahui.
Meski belum juga ditemukan, pihak keluarga tidak pernah surut untuk berharap agar Angga ditemukan.
Kakak kandung korban, Poppy Rahmadini, menyampaikan permohonan keluarga agar pencarian tetap dilanjutkan setidaknya hingga satu bulan setelah kejadian bencana.
“Kami keluarga besar Ipda Angga Mufajar, termasuk istri dan anak-anaknya, memohon kepada seluruh tim SAR, baik dari Polri maupun instansi terkait, agar pencarian tidak dihentikan minimal sampai satu bulan pascakejadian,” ujar Poppy.
Menurut Poppy, permohonan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap Ipda Angga yang gugur saat menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Ia menyebut adiknya tetap berangkat memenuhi panggilan tugas meskipun saat itu terdapat imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) agar masyarakat menunda perjalanan ke Sumatera Barat.
“Adik kami ditugaskan justru ketika ada larangan dari BMKG. Sebagai abdi negara, ia tetap berangkat meski harus mengambil risiko. Mungkin bagi institusi atau orang lain adik kami tidak berarti apa-apa, tetapi bagi kami, bagi istri dan anak-anaknya, kehilangan ini tidak akan pernah tergantikan,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Poppy juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Babinsa Rian, tim SAR, jajaran Polri khususnya Polda Riau dan Polres Kampar, rekan-rekan media, serta seluruh komunitas dan masyarakat yang telah menggelar doa bersama dan membantu menyebarkan informasi,” katanya.
Selain mengandalkan tim pencari, keluarga juga meminta bantuan masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai dari Lembah Anai hingga Muara Padang Pariaman untuk ikut memperhatikan kondisi di sekitar sungai.
“Kami mohon dengan sangat kepada warga yang berada di sepanjang tepian sungai untuk membantu menyusuri area sekitar. Jika dengan izin Allah adik kami ditemukan, kami akan menganggapnya sebagai saudara dan memberikan kompensasi semaksimal mungkin. Namun semua itu tidak akan pernah sebanding dengan bantuan yang diberikan,” ujar Poppy.
Keluarga berharap masyarakat yang memiliki informasi atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban dapat segera menghubungi nomor kontak 0852-1023-4178.





