Pekanbaru

Terbaru, Korban Tewas Banjir Bandang Agam Bertambah Jadi 74 Orang

×

Terbaru, Korban Tewas Banjir Bandang Agam Bertambah Jadi 74 Orang

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Agam terus bertambah.

Hingga Jumat malam (28/11) pukul 20.00 WIB, Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam mencatat sedikitnya 74 jiwa menjadi korban dalam bencana yang terjadi sejak akhir November tersebut.

Data tersebut merupakan hasil pendataan dari kawasan terdampak di empat kecamatan yaitu Malalak, Matur, Tanjung Raya, Palupuh, serta wilayah yang mengalami kerusakan terparah, yaitu Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Proses pencarian dan identifikasi korban hingga kini masih berlangsung.

Tim gabungan menghadapi berbagai kendala berat di lapangan, mulai dari cuaca yang tak menentu hingga tumpukan material galodo yang menimbun pemukiman dan akses jalan.

Pemerintah Kabupaten Agam mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melapor ke posko jika ada anggota keluarga yang belum ditemukan.

Baca Juga  Garudayaksa FC Taklukan Asykar Bertuah Dengan Skor Tipis 1-0

“Pendataan masih terus dilakukan. Kami fokus memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan,” ujar pihak posko dalam keterangan resmi.

Suasana duka masih menyelimuti berbagai nagari yang terdampak, sementara regu penyelamat bekerja tanpa henti demi menemukan para korban yang dilaporkan hilang.

Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan bahwa Tantangan besar tengah dihadapi tim SAR dalam penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam.

Enam jorong di Nagari Salareh Aia Timur dan Nagari Salareh Aia hingga kini masih terisolasi, Jumat (28/11/2025).

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, mengungkapkan bahwa akses menuju enam wilayah tersebut tertutup material longsor dan tumpukan kayu besar yang terseret banjir.

“Kami menduga masih banyak warga yang menunggu evakuasi dan bantuan di sana. Situasinya sangat mendesak,” katanya.

Baca Juga  Pria Pengangguran Ditangkap Polsek Sukajadi Usai Terekam CCTV Curi Outdoor AC BSI

Pemerintah Kabupaten Agam saat ini telah mendirikan 26 dapur umum di 16 kecamatan terdampak, bekerja sama dengan Dinas Sosial, BPBD, dan Pemerintah Nagari untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana.

Roza berharap seluruh unsur pemerintah, relawan, dan masyarakat dapat bersinergi untuk mempercepat pembukaan akses ke daerah yang terputus tersebut, guna menyelamatkan warga yang masih bertahan dan mempercepat pencarian korban.

Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan sebanyak 28 jenazah korban banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan berhasil ditemukan pada Kamis (27/11/2025) sore,

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, saat meninjau lokasi bencana di Salareh Aia Utara bersama Bupati Agam dan sejumlah Kepala OPD.

“Jumlah ini masih mungkin bertambah mengingat tim SAR masih terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai,” jelasnya.