Serbaneka

Nonton Bareng Film Hayya, BMM dan Bank Muamalat Ajak Warga Bangun Empati Palestina

×

Nonton Bareng Film Hayya, BMM dan Bank Muamalat Ajak Warga Bangun Empati Palestina

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) film Hayya: The Power of Love 2.

Kegiatan yang berlangsung di Muamalat Tower, Jakarta, Jumat (28/11) kemarin bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan dukungan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Direktur Eksekutif BMM, Tegar Sangga Barkah, menjelaskan bahwa acara ini melampaui sekadar hiburan.

“Isu kemanusiaan yang selama ini menimpa rakyat Palestina telah masuk dalam kategori gawat darurat dan harus menjadi perhatian kita semua. Lewat film Hayya, kami mengajak masyarakat untuk menyaksikan dan merasakan beratnya kehidupan yang dijalani oleh saudara-saudara kita di Palestina,” kata Tegar.

Baca Juga  Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 72 Kapan Dibuka? Simak Syaratnya di Sini

Acara Nobar gratis ini berhasil menarik antusiasme karyawan Bank Muamalat dan masyarakat umum.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran Sutradara Jastis Arimba dan para pemeran seperti Adhin Abdul Hakim dan Husein Alatas, serta Amna Shahab.

Kehadiran mereka memberi kesempatan interaktif untuk menggali inspirasi di balik kisah film.

Strategi Dakwah Modern dan Ekspedisi Musim Dingin

Pembina BMM sekaligus Produser Pendamping Film Hayya: The Power of Love 2, Imam Teguh Saptono, menjelaskan bahwa motivasi utama pembuatan film ini adalah bagian dari strategi dakwah di era modern.

“Kita sepakat bahwa film yang kita jalani adalah film dakwah. Perjuangan rakyat Palestina merupakan tantangan dakwah yang tiada akhirnya,” ujar Imam.

Baca Juga  INFO LOKER 2024, MR. DIY Ruko Sungai Sapih Kuranji Padang, Batas Lamaran Segera!

Tegar Sangga Barkah menambahkan bahwa pemaparan dari Fakhri Al Qossam, relawan BMM yang akan bergabung dalam Ekspedisi Palestina – Winter Survival, turut memperkuat informasi tentang kondisi terkini di Palestina.

Ekspedisi ini, yang dijadwalkan menjelang musim dingin Desember 2025 Maret 2026, merupakan kelanjutan program bantuan BMM, mengingat suhu di Palestina bisa mencapai 5 derajat Celcius.

Selain fokus ke Palestina, BMM melalui tagline “Baik Bareng” juga aktif menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Tanah Air, seperti korban banjir dan longsor di Sumatra serta erupsi Gunung Semeru, membuktikan komitmen BMM dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kemanusiaan. (*)