BeritaUtama

Misi Berhasil, Enam Nelayan Kapal Primadona Pasaman Barat Ditemukan Selamat

×

Misi Berhasil, Enam Nelayan Kapal Primadona Pasaman Barat Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Sebuah kabar menggembirakan datang dari perairan Pasaman Barat. Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Kapal Motor (KM) Primadona yang hilang kontak sejak Kamis (20/11) malam, berhasil menemukan keenam awak kapal dalam kondisi selamat.

Keberhasilan ini menandai penutup operasi SAR Hari Kedua (H2) yang berlangsung intensif.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, melaporkan bahwa Tim SAR Gabungan berhasil melokalisir dan mengevakuasi seluruh awak kapal pada Jumat (21/11) sore.

KM Primadona, boat tempel yang membawa enam person on board (POB), dilaporkan hilang setelah gagal tiba di Air Bangis dari Pulau Tanahmasa Nias. Lokasi terakhir kontak diperkirakan berada di koordinat  0° 3’25.52″U – 99° 9’33.41″T.

Kolaborasi Heroik Menembus Gelombang

Meskipun harus berhadapan dengan perkiraan gelombang laut setinggi 1 hingga 2,5 meter yang menjadi faktor penghambat utama upaya pencarian yang dikerahkan sejak pagi membuahkan hasil.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Pimpin Upacara Harkitnas Ke-117 Tahun 2025 Tingkat Provinsi Sumbar

Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran masif dengan melibatkan unsur.

  • RIB 03 Pasaman dan RIB 02 Padang

  • Dua kapal nelayan dan Kapal Pasaman Indah dari Air Bangis

  • Personel dari Pos SAR Pasaman, Kansar Padang, Pol Airud, Pos AL, Local Hero, serta puluhan nelayan setempat. Total 64 personel dikerahkan dalam operasi ini.

Pada pukul 13.55 WIB, titik terang muncul. Tim SAR gabungan berhasil menemukan KM Primadona bersama enam POB dalam keadaan selamat di sekitaran Pantai Sikabu.

Lokasi penemuan berjarak 10,43 Mil Laut dari LKP awal, pada koordinat 0° 9.327’S – 99° 19.592’T.

Evakuasi dan Penutupan Operasi

Keenam korban selamat teridentifikasi sebagai Zulfikar (52), Akmal Daudi (40), Mario (36), Andika Putra (26), Roni Simbolon (47), dan Erbet Simbolon (51).

Baca Juga  Tiga Nelayan Hilang Kontak di Perairan Pulau Niau, SAR Mentawai Turunkan KN SAR Ramawijaya

Setelah ditemukan, mereka segera dievakuasi menuju dermaga Air Bangis dan langsung dilarikan ke Puskesmas Air Bangis untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Pukul 15.05 WIB, Tim SAR gabungan sampai di dermaga Air Bangis. Para survivor langsung ditangani. Kami bersyukur seluruh POB ditemukan dalam kondisi selamat,” jelas Hendri.

Dengan selesainya evakuasi dan debriefing pada sore hari, tepat pukul 18.35 WIB, Kantor SAR Kelas A Padang mengusulkan agar operasi pencarian dan pertolongan ini ditutup.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata sinergi dan kesiapsiagaan tinggi Tim SAR Gabungan dalam menghadapi insiden maritim di perairan Sumatera Barat. (*)