INGATLAH.COM – Langit Stadion Kaharuddin Nasution tampak mendung, namun gemuruh ribuan suporter PSPS Pekanbaru memecah udara dengan penuh semangat, Sabtu (8/11/2025).
Mereka tak menyangka akan menyaksikan akhir yang begitu mendebarkan gol kemenangan lahir hanya dua menit sebelum waktu normal berakhir.
Adalah Rayhan Firdaus, pemain muda yang baru masuk di babak kedua, menjadi tokoh utama dalam kisah kemenangan PSPS Pekanbaru atas tamunya Persiraja Banda Aceh.
Sundulannya yang terukur pada menit ke-88 menembus gawang M Reza, setelah menerima umpan matang dari Asir Aziz, mengubah papan skor menjadi 1-0 dan memastikan tiga poin berharga bagi tim berjuluk Askar Bertuah.
Rayhan, yang masuk menggantikan striker utama Cristian Alex da Silva, tampil penuh determinasi.
Meski hanya diberi waktu sekitar 20 menit di lapangan, ia membayar kepercayaan pelatih Aji Santoso dengan aksi brilian yang menjadi pembeda.
Pertandingan sendiri berlangsung penuh drama. Persiraja Banda Aceh dipaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit kelima akibat kartu merah yang diterima salah satu pemainnya.
Namun, meski kehilangan tenaga di lapangan, skuad Akhyar Ilyas tak kehilangan semangat.
Mereka tetap tampil rapat di lini belakang dan mengandalkan kecepatan trio asing mereka untuk melakukan serangan balik.
Peluang terbaik Laskar Rencong datang di menit ke-23, ketika Connor McKinnon melepaskan tembakan keras kaki kiri yang membuat jantung penonton berdebar. Sayang, bola hanya membentur mistar gawang.
PSPS, yang tampil dominan sejak awal, mencoba berbagai cara untuk menembus pertahanan Persiraja.
Alfin Tuasalamony dan Irsan Rahman Lestaluhu silih berganti menggempur dari sisi sayap, namun ketangguhan Matheus Henrique di jantung pertahanan membuat upaya itu selalu mentah.
Hingga akhirnya, keputusan Aji Santoso untuk melakukan pergantian ganda memasukkan Rayhan Firdaus dan Ilham Fathoni menjadi titik balik pertandingan.
Kombinasi segar itu menambah variasi serangan PSPS yang mulai kehilangan tempo.
Dan seperti kisah klasik sepak bola, keberanian untuk berubah itulah yang akhirnya menghadirkan hasil manis.
Saat peluit panjang dibunyikan, para pemain PSPS saling berpelukan. Bukan hanya karena kemenangan tipis, tapi karena kemenangan ini terasa seperti buah dari kesabaran dan kerja keras sepanjang laga.
Bagi Persiraja, kekalahan ini menyakitkan, namun tidak memalukan. Bermain 85 menit dengan 10 pemain dan masih mampu menahan PSPS hingga menit akhir adalah bentuk perjuangan yang layak dihargai.
Kemenangan ini membuat PSPS memperbaiki posisinya di klasemen sementara dan menjaga asa untuk tetap bersaing di papan atas Pegadaian Championship 2025/26.
Susunan Pemain
PSPS Pekanbaru: Muhammad Darmawan (GK); Muhammad Zidan, Cristian Alex da Silva (Rayhan Firdaus), Yudhi Aditya, Muhammad Andi Harjito, Asir Aziz, Nugroho Santoso, Alfin Tuasalamony, M Rafly Selang, Achmad Faris (Kapten), Irsan Rahman.
Pelatih: Aji Santoso.
Persiraja Banda Aceh: M Reza (GK); Muhammad Revan, Miftahul Hamdi, Matheus Henrique (Kapten), Connor McKinnon, Muhammad Ihsan, Dimas Juliono, Antoni Putro, Dadang Apridianto, Fitra Ridwan, M Ariel Kurung.
Pelatih: Akhyar Ilyas.





