BengkalisBeritaRiau

Lima Hari Pencarian, Pria Hilang di Kebun Sawit Bengkalis Ditemukan Meninggal Dunia

×

Lima Hari Pencarian, Pria Hilang di Kebun Sawit Bengkalis Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Petugas SAR mengevakuasi korban Tiopan Siregar (37) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 5,2 kilometer dari lokasi awal kejadian di kawasan perkebunan sawit Bengkalis, Sabtu (25/10/2025). (Dok. Basarnas Pekanbaru)
Petugas SAR mengevakuasi korban Tiopan Siregar (37) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 5,2 kilometer dari lokasi awal kejadian di kawasan perkebunan sawit Bengkalis, Sabtu (25/10/2025). (Dok. Basarnas Pekanbaru)

INGATLAH.COM – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di area perkebunan sawit di Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, akhirnya membuahkan hasil.

Setelah lima hari operasi pencarian intensif, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (25/10/2025) pagi.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan bahwa korban atas nama Tiopan Siregar (37) ditemukan sekitar 5,2 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP) dengan koordinat 1°11’04″N 101°17’07″E.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 10.35 WIB. Setelah proses evakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Duri untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).

Budi menjelaskan, peristiwa ini bermula pada Senin (20/10/2025), ketika korban berangkat ke kebun sawit miliknya di kawasan Gajah Mada sekitar pukul 09.00 WIB untuk memanen buah sawit.

Baca Juga  Pemkab Pasaman Barat Targetkan Peremajaan 1.000 Hektare Kelapa Sawit pada 2025

Hingga sore hari, korban tak kunjung pulang. Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian dan hanya menemukan bekal makanan korban di lokasi.

Salah satu warga sempat melihat korban di daerah Air Hitam sekitar pukul 17.00 WIB, namun setelah itu keberadaannya tidak lagi diketahui.

Keluarga dan masyarakat setempat lantas melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang.

Budi mengungkapkan, tim SAR dari Unit Siaga SAR (USS) Dumai diterjunkan ke lokasi pada Selasa (21/10/2025) dengan enam personel.

Pencarian dilakukan setiap hari dengan melibatkan unsur Polsek Pinggir, Koramil Pinggir, BPBD Bengkalis, aparat kelurahan, serta masyarakat setempat.

Operasi SAR berlangsung selama lima hari berturut-turut dengan teknik pencarian yang terus disesuaikan.

Pada hari pertama, tim menyisir area seluas 0,75 km² menggunakan metode parallel sweep, lalu diperluas hingga mencapai 7 km² pada hari kelima dengan metode open grid (tipe 2).

Baca Juga  Tiga Laga Tanpa Menang, Eduardo Perez Fokus 24 Jam Demi Persebaya Bangkit

“Seluruh unsur SAR bekerja keras dari pagi hingga sore setiap harinya. Kondisi medan yang berupa kebun sawit dengan kontur yang bervariasi menjadi tantangan tersendiri,” ungkap Budi.

Dikatakan Budi, Pencarian sempat beberapa kali dihentikan sementara karena keterbatasan visibilitas di lapangan, namun dilanjutkan kembali keesokan harinya.

Setelah korban ditemukan dan berhasil dievakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 12.30 WIB, Sabtu (25/10/2025). Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke instansi masing-masing.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu dalam pencarian, baik aparat, relawan, maupun masyarakat sekitar,” tambah Budi.

Dengan berakhirnya operasi ini, Basarnas Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus memberikan respon cepat dan profesional dalam setiap kondisi darurat di wilayah Riau dan sekitarnya.