OlahragaPekanbaru

PSPS Pekanbaru Bungkam Persekat Tegal 3-2, Gol Hari Nur Yulianto Jadi Penentu Kemenangan

×

PSPS Pekanbaru Bungkam Persekat Tegal 3-2, Gol Hari Nur Yulianto Jadi Penentu Kemenangan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – PSPS Pekanbaru menundukan tuan rumah Persekat Tegal dengan skor dramatis 3-2 saat bertandang ke Stadion Tri Sanja Slawi, Kota Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat, 24 Oktober 2025 sore.

Kemenangan tersebut sekaligus memutus asa PSPS Pekanbaru puasa kemenangan dalam laga champion pegadaian liga 2 pekan 2025/2026.

Torehan tiga poin di markas Persekat itu tidak terlepas dari permainan agresif dan konsisten dari skuad asuhan Aji Santoso itu.

Aji Santoso yang baru melakoni dua laga bersama PSPS Pekanbaru berhasil unjuk gigi atas pencapaian kemenangan di laga tandang dan mampu mengangkat performa Askar Bertuah.

Baca Juga  Semen Padang FC Tertinggal di Babak Pertama, Gol Furtado Bawa Borneo FC Unggul

Penentu kemenangan tidak terlepas dari permainan cantik tim yang berhasil dimaksimalkan menjadi gol, diakhir laga gol kemenangan dicetak Hari Nur Yulianto pada menit ke-84 dan 85 dan mampu menyelamatkan PSPS Pekanbaru dari kekalahan saat tertinggal 2-1 dari tuan rumah Persekat Tegal.

Atas hasil ini, posisi PSPS Pekanbaru langsung meloncat ke posisi 5 klasemen Grup A sementara dengan raihan 9 poin dari 7 kali pertandingan.

Sedangkan Persekat Tegal yang sebelumnya berada di posisi 7, kini berada di posisi 8 klasemen sementara dengan raihan 8 poin dari 7 kali pertandingan.

Baca Juga  Dewa United Hajar PSIS Semarang, Begini Kata Jan Olde Riekerink

Sebelumnya, Laga tandang kali ini menjadi tidak mudah, pasalnya tim saat ini dalam situasi sulit karena sejumlah pemain penting absen dan kena akumulasi kartu.

“Kami lagi krisis pemain belakang. Ada yang absen karena cedera dan akumulasi kartu,” ujar Aji Santoso.

Meskipun begitu, Aji akan memaksimalkan dan menempatkan pemain yang ada dengan posisi sebaik mungkin agar strategi berjalan baik.

“Kondisi kami memang tidak ideal, tapi semangat anak-anak luar biasa. Minimal kami bisa pulang dengan satu poin, syukur-syukur tiga poin,” pungkasnya.