OlahragaBeritaLiga Indonesia

Suporter PSPS Pekanbaru Suarakan “Selamatkan Tesso Nilo” di Tengah Laga Kontra PSMS

×

Suporter PSPS Pekanbaru Suarakan “Selamatkan Tesso Nilo” di Tengah Laga Kontra PSMS

Sebarkan artikel ini
Suporter PSPS Pekanbaru membentangkan spanduk raksasa bergambar gajah bertuliskan “R.I.P Tari, Selamatkan Tesso Nilo” saat laga kontra PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (20/9/2025). (ist)
Suporter PSPS Pekanbaru membentangkan spanduk raksasa bergambar gajah bertuliskan “R.I.P Tari, Selamatkan Tesso Nilo” saat laga kontra PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (20/9/2025). (ist)

INGATLAH.COM – Suasana haru menyelimuti Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (20/9/2025) petang.

Ribuan suporter PSPS Pekanbaru di tribun utara kompak membentangkan spanduk raksasa bergambar gajah bertuliskan “R.I.P Tari, Selamatkan Tesso Nilo”.

Aksi tersebut menjadi pesan emosional di tengah laga Grup A Liga 2 Indonesia 2025/2026 antara PSPS Pekanbaru melawan PSMS Medan.

Tak hanya spanduk, dukungan itu juga ditandai dengan penampilan maskot Gajah Domang, kebanggaan PSPS, lengkap dengan yel-yel dukungan yang menggema meski hujan deras mengguyur babak kedua.

Momen itu membuat suasana stadion berubah pilu.

Ribuan pasang mata seakan ikut larut dalam duka atas kematian Tari, seekor anak gajah yang ditemukan mati mendadak di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan, Riau.

Baca Juga  Aji Santoso Mundur dari PSPS Pekanbaru

“Ini bukan sekadar dukungan untuk tim, tapi juga pesan untuk semua pihak agar peduli terhadap satwa Sumatera yang kian terancam,” teriak salah seorang suporter dengan mata berkaca-kaca.

Selain itu, para suporter turut menyuarakan dukungan terhadap program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Heryawan, untuk mendorong kepedulian pada kelestarian alam dan satwa liar.

Namun selepas aksi emosional itu, atmosfer stadion kembali bergejolak. Pertandingan klasik dua klub legendaris Sumatera berlangsung panas.

Baca Juga  Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal Dimutasi

PSMS lebih dulu memimpin lewat sundulan Vitor Hugo pada menit ke-8. Menjelang turun minum, PSPS menyamakan kedudukan melalui sontekan Cristian Alex Da Silva Santos (43’).

Memasuki babak kedua, tuan rumah berbalik unggul setelah M. Rafly Selang mencetak gol indah melalui tendangan bebas (48’). Euforia pun pecah di tribun, membuat skor sementara 2-1 untuk PSPS.

Duel ini bukan sekadar perebutan tiga poin perdana di fase grup. Di balik panasnya pertandingan, aksi suporter PSPS memberi pesan mendalam: sepak bola bisa menjadi suara lantang untuk menyelamatkan satwa dan hutan Sumatera.