INGATLAH.COM – Malut United FC kembali gagal memanfaatkan laga kandang di ajang BRI Super League 2025/26.
Menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-4 di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (30/8), Laskar Kie Raha harus menyerah dengan skor 0-2.
Kekalahan ini menjadi hasil minor kedua di hadapan pendukung fanatik mereka. Sebelumnya, pada pekan ke-2, Yakob Sayuri dkk ditahan imbang Bali United dengan skor 3-3.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, tak menampik ada kelemahan yang harus segera diperbaiki, terutama dalam penyelesaian akhir.
“Kami punya banyak peluang, tapi tak ada yang menjadi gol. Sebaliknya, PSIM memanfaatkan dua peluang dan semuanya berbuah gol. Itu masalah utama kami,” ujarnya dalam sesi konferensi pers usai laga.
Meski kecewa, Hendri tetap optimistis timnya bisa bangkit. Jeda kompetisi karena FIFA Matchday akan dimaksimalkan untuk melakukan evaluasi.
“Perjalanan masih panjang. Saya percaya Malut United akan kembali ke performa terbaik pada pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Nada optimisme juga datang dari gelandang senior Septian David Maulana. Ia menilai kekalahan ini bukan akhir dari segalanya.
“Kompetisi baru memasuki awal musim. Masih banyak pertandingan yang bisa kami menangkan. Jeda kompetisi akan kami gunakan untuk evaluasi dan berbenah,” kata Septian.
Kekalahan dari PSIM sekaligus menghentikan catatan tak terkalahkan Malut United dalam tiga laga sebelumnya.
Kini, tim asuhan Hendri Susilo itu tertahan di peringkat enam klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan raihan lima poin.(*)





