Riau

Kebakaran Hebat Lahap 300 Toko dan 250 Lapak PKL di Pasar Atas Payakumbuh

×

Kebakaran Hebat Lahap 300 Toko dan 250 Lapak PKL di Pasar Atas Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
Beginilah pemandangan mengerikan insiden di Pasar Impres Payakumbuh.(ist)

PAYAKUMBUH – Sebanyak 300 toko dan 250 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) diperkirkirakan hangus di lalap si jago merah dalam kebakaran besar di di Pasar Atas Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Selasa (26/8/2025) dini hari.

Peristiwa kebakaran itu kini menyisakan duka mendalam bagi para pedagang.

Informasi yang berhasil ingatlah.com himpun, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 04.30 WIB dari lantai dua bangunan pasar yang didominasi oleh toko tekstil.

Dalam hitungan menit, api membesar dan menyebar ke blok lain karena lokasi yang berdekatan dengan area kanopi.

Baca Juga  Begini Kronologi Tenggelam dan Tewasnya Mahasiswa di Waduk Unri

Situasi kian panik ketika listrik di sekitar pasar padam serentak pada pukul 05.00 WIB.

Warga yang terkejut mendapati asap pekat sudah membumbung tinggi.

“Saya kaget sekali, tiba-tiba pasar sudah gelap dan api besar keluar dari blok atas,” kata Rudi (30) salah seorang saksi mata di lokasi.

Melihat kondisi itu, para pedagang pun bergegas menyelamatkan barang dagangan semampunya.

Upaya pemadaman dilakukan secara gabungan oleh regu pemadam kebakaran dari Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Bukittinggi.

Hingga pukul 07.00 WIB, api masih berusaha dijinakkan karena cepat merambat ke berbagai sudut bangunan.

Baca Juga  Satgas Anti Narkoba Polda Riau Ringkus 4 Pengedar Sabu di Panger, 19 Paket Diamankan

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, yang turun langsung ke lokasi membenarkan besarnya kerugian akibat kebakaran ini.

“Ada sekitar 300 toko dan 250 lapak PKL yang terbakar. Saat ini petugas masih melakukan pendataan detail di lapangan,” jelasnya.

Lokasi kebakaran diketahui berada di kawasan Pasar Inpres, Blok Barat, yang merupakan pusat aktivitas perdagangan di Payakumbuh.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran, sementara petugas masih berfokus pada upaya pendinginan dan pengamanan area pasar.(*)