INGATLAH – Meski jumlah kecelakaan menurun, pelanggaran lalu lintas justru melonjak tajam selama Operasi Patuh Singgalang 2025.
Data Polda Sumbar menunjukkan peningkatan signifikan pada tilang dan pelanggaran yang melibatkan pengendara roda dua dan roda empat.
Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Siddiq mengungkapkan, tilang manual naik drastis 65 persen dari 2.506 pada 2024 menjadi 7.221 tilang.
ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) juga mengalami peningkatan 20 persen dari 191 menjadi 239 tilang.
Namun, jumlah teguran lisan terhadap pelanggar justru menurun 13 persen dari 7.081 menjadi 6.293.
Yang menjadi sorotan, pelanggaran pengendara sepeda motor meningkat signifikan.
Tidak memakai helm naik 47 persen (2.110 menjadi 4.005 kasus).
Menggunakan ponsel saat berkendara naik 77 persen (27 menjadi 117 kasus).
Pengendara di bawah umur naik 28 persen (396 menjadi 553 kasus).
Sementara untuk pengemudi mobil, pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman meningkat 69 persen (291 menjadi 929). Bahkan pengemudi mobil di bawah umur naik tajam 80 persen dari 6 menjadi 30 kasus.
“Kesadaran pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan pengemudi muda, masih jadi tantangan besar. Edukasi dan penegakan hukum akan terus kami perkuat,” ujar Kombes Reza.
Polda Sumbar berharap hasil operasi ini menjadi momentum refleksi bersama demi meningkatkan keselamatan di jalan raya.





