PelalawanRiau

Ditlantas Polda Riau Terjunkan Tim TAA Selidiki Kecelakaan Maut di Pelalawan

×

Ditlantas Polda Riau Terjunkan Tim TAA Selidiki Kecelakaan Maut di Pelalawan

Sebarkan artikel ini
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Lagomo.(ist)
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Lagomo.(ist)

PELALAWAN – Untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Riau akan diterjunkan ke Pelalawan.

Hal itu diungkapkan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Lagomo kepada awak media di Pekanbaru, Selasa (27/5/2025).

Tim itu akan melakukan pemetaan visual untuk merekonstruksi kejadian di lapangan.

“Traffic Accident Analysis akan turun siang ini ke TKP untuk merekam visual kejadian,” kata AKBP Lagomo.

Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan kecelakaan maut merenggut nyawa seorang anggota polisi muda di Jalan Lintas Timur KM 29, Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Senin malam (26/5/2025).

Baca Juga  Pemprov Riau Luncurkan Program Pendidikan Ulama Berbasis Desa, Ini Tujuannya

Korban, Bripda Indra Mada Christian (22), tewas di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk tronton yang berhenti tanpa tanda peringatan di bahu jalan.

Bripda Indra yang bertugas di Bagian SDM Polres Siak diketahui sedang dalam perjalanan dari Pangkalan Kerinci menuju Pekanbaru menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX. Insiden tragis terjadi sekitar pukul 19.10 WIB.

“Korban meninggal dunia di lokasi akibat luka parah di bagian kepala. Truk yang ditabraknya berhenti tanpa lampu hazard atau segitiga pengaman,” ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat, Selasa pagi (27/5/2025).

Baca Juga  Persiraja Tambah Amunisi, Dua Eks Arema FC Siap Perkuat Laskar Rencong Musim 2026/27

Lebihlanjut dikatakan juga saat kejadian cukup gelap karena tidak ada penerangan, sementara truk yang dikemudikan Guntur Gurning (48), warga Sumatera Utara, tidak menghidupkan lampu hazard maupun memasang rambu peringatan.

“Truk tersebut berhenti di lokasi yang minim penerangan tanpa tanda-tanda keselamatan seperti lampu hazard atau rambu segitiga pengaman. Ini diduga menjadi penyebab kecelakaan,” ungkap Taufiq.

Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi.

Sepeda motor yang dikendarainya juga rusak berat pada bagian depan. Jenazah Bripda Indra kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bandar Seikijang.(*)