Berita

Diskominfo Padang Gelar Workshop Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Siber

×

Diskominfo Padang Gelar Workshop Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Siber

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Dalam rangka meningkatkan perlindungan terhadap serangan siber yang kian marak, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang mengadakan Workshop Kewaspadaan Insiden Siber bagi para agen Padang Computer Security Incident Response Team (Padang-CSIRT).

Acara ini digelar selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (20–22 Mei 2025), di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Padang.

Workshop ini difokuskan pada penanganan insiden ransomware dan web defacement, dua jenis serangan yang cukup sering terjadi dalam sistem digital pemerintahan.

Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Roybafin Sukisman dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang memberikan pemahaman dan strategi pengamanan kepada peserta.

Baca Juga  Terimkasih STY, Patrick Kluivert dan Misi Menjaga Mimpi ke Piala Dunia

Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Corry Saidan, menegaskan pentingnya manajemen risiko keamanan informasi yang komprehensif demi kelancaran pelayanan publik dan menjaga kerahasiaan data.

“Kepercayaan masyarakat terhadap sistem layanan publik sangat bergantung pada kekuatan keamanan informasi. Oleh karena itu, kita harus mampu mengidentifikasi dan menangani risiko yang ada—baik risiko tinggi, sedang, maupun rendah,” jelas Corry.

Corry juga menambahkan bahwa optimalisasi pelayanan publik berbasis teknologi merupakan bagian dari program unggulan Padang Amanah, yang hanya bisa diwujudkan melalui kerja sama semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Padang, termasuk agen-agen Padang-CSIRT.

Baca Juga  Ini Dua Pemain Semen Padang yang Perkuat Garuda Muda di Piala Asia U-20 2025

Diketahui, Padang telah memiliki tim Padang-CSIRT sejak diluncurkan pada 2022 lalu. Tim ini dibentuk sebagai garda depan dalam mengantisipasi dan menangani insiden siber di lingkungan pemerintah kota.

Kepala Diskominfo Padang, Boby Firman, berharap para peserta dapat memanfaatkan workshop ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis dalam menangani serangan siber.

“Kami ingin peserta benar-benar memahami karakteristik serangan ransomware dan web defacement, serta mampu melakukan penanganan dan pemulihan secara tepat jika insiden tersebut terjadi di lingkungan kerjanya,” ujar Boby. (*)