Berita

Kurir Narkoba Tertangkap Ambil Tas dari Tong Sampah Hotel di Pekanbaru

×

Kurir Narkoba Tertangkap Ambil Tas dari Tong Sampah Hotel di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Modus peredaran narkoba kini semakin berani dan tak terduga. Salah satu buktinya seperti yang baru saja berhasil diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau pada Kamis malam (15/5/2025).

Pengungkapan itu berkat kerja cepat tim Subdit 1 yang dipimpin AKBP Boby Sebayang dan Kanit 1 Opsnal AKP Noki Loviko yang berhasil menangkap kurir narkoba berinisial Y.

Pria yang belakangan diketahui berusia 38 tahun itu kedapatan menyembunyikan barang haram jenis sabu dan heroin di tong sampah dekat gerai ATM sebuah hotel mewah di Pekanbaru.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan aksi ini terbongkar saat Y tertangkap tangan mengambil tas ransel berisi dua kilogram sabu dan 1,8 kilogram heroin dari halaman parkir Hotel Ratu Mayang Garden, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Baca Juga  Polisi Ringkus 7 Anggota Kelompok Remaja Bermotor Bersenjata di Pekanbaru

“Y diduga kuat sebagai kurir dalam jaringan narkoba lintas wilayah. Y mengambil tas dari tong sampah yang berisi dua bungkus teh Cina hijau bertuliskan Guanyinwang yang diduga berisi sabu, serta dua bungkus heroin,” ungkap Kombes Putu, Sabtu (17/5/2025).

Informasi awal diperoleh dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkoba di sekitar hotel tersebut.

“Berbekal informasi dan ciri-ciri pelaku, tim segera melakukan pengintaian. Tak lama, Y datang dan mengambil tas dari tong sampah. Saat itu juga langsung kami ringkus tanpa perlawanan,” ujar Putu.

Baca Juga  Satpol PP Padang Amankan Pasangan Ilegal di Kos-kosan Campur

Selain narkoba, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha Nmax warna tosca tanpa pelat nomor serta sebuah ponsel yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan pengedar.

Kini tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau. Polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan pengedar dan jalur distribusi barang haram tersebut.

“Kami terus dalami kasus ini untuk membongkar jaringan besar di balik pengiriman narkotika ini,” tutup Putu.(*)