Olahraga

PSS Sleman Bangkit! Akhiri Tren Buruk dan Jaga Asa Lolos dari Degradasi

×

PSS Sleman Bangkit! Akhiri Tren Buruk dan Jaga Asa Lolos dari Degradasi

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Asa PSS Sleman untuk bertahan di Liga 1 kembali menyala usai meraih kemenangan krusial atas PSM Makassar dengan skor meyakinkan 3-1, Sabtu (3/5) malam di Stadion Maguwoharjo.

Kemenangan ini menjadi sangat penting karena memutus tren negatif empat kekalahan beruntun yang sebelumnya membayangi skuat Super Elang Jawa.

Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Nermin Haljeta pada menit ke-24, PSS menunjukkan karakter kuat.

Hanya dua menit berselang, Dominikus Dion menyamakan kedudukan lewat gol cepat dari bola muntah.

Marcelo Cirino kemudian menambah keunggulan di menit ke-36, disusul gol ketiga dari Gustavo Tocantins pada menit ke-60 yang memastikan tiga poin penuh untuk tuan rumah.

Baca Juga  Persebaya Gagal Maksimalkan Peluang, Munster Soroti Ketajaman Lini Depan

Tambahan tiga poin ini sangat berarti bagi PSS. Kini mereka mengoleksi 25 poin dan naik ke peringkat 17 klasemen sementara, menggusur PSIS Semarang.

Meski masih berada di zona degradasi, jarak dengan zona aman (peringkat 15) yang ditempati Barito Putera hanya lima poin.

Dengan tiga pertandingan tersisa, peluang PSS untuk lolos dari jerat degradasi masih terbuka lebar, asalkan bisa menyapu bersih laga yang tersisa.

Pelatih Pieter Huistra tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya atas penampilan anak asuhnya.

Baca Juga  PSG Juara Liga Champions 2025/2026

“PSM tim bagus, sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Tapi saya senang melihat bagaimana pemain kami merespons cepat setelah kebobolan,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Ia pun mengingatkan para pemain untuk tidak cepat puas.

“Masih ada tiga laga penting. Kami harus tetap fokus dan menjaga semangat juang. Taktik berjalan baik malam ini dan pemain tampil luar biasa,” tutup Huistra.

Kemenangan ini tak hanya menyuntik kepercayaan diri para pemain, tetapi juga kembali menghidupkan harapan ribuan pendukung Super Elja untuk melihat tim kesayangan mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.(thohir)