INGATLAH – Razia gabungan berskala besar digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Kamis malam (17/04/2025).
Kegiatan ini berhasil mengamankan berbagai barang terlarang, mulai dari puluhan unit handphone, senjata tajam, hingga alat elektronik yang dilarang keberadaannya di dalam lapas.
Razia melibatkan 320 personel gabungan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Polresta Pekanbaru, TNI, dan unsur terkait lainnya.
Operasi ini bertujuan memperkuat keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas.
Petugas menemukan 64 unit handphone, 5 bilah senjata tajam, 12 rokok elektrik, 183 pemantik api, 8 unit pemanas air, 1 timbangan digital, 42 kipas angin, dan 1 unit rice cooker.
Selain itu, juga diamankan 87 charger, 27 colokan sambung, 7 pemancar sinyal internet, 12 set kartu domino, dan 5 set batu domino.
Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Maizar memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas, Lilik Sujandi, Kegiatan juga dihadiri pejabat Polresta Pekanbaru, jajaran TNI, serta petugas lapas.
Apel persiapan dimulai pukul 19.30 WIB dengan pembagian tim oleh Kabag Ops Polresta Pekanbaru, Kompol David Ricardo, Razia dilaksanakan pukul 20.00 WIB dengan tiga tim yang disebar ke tiga blok utama lapas, yaitu Blok Alpha, Beta, dan Charlie.
Tim 1 yang menyisir Blok Charlie dipimpin Kompol Ikhwan Widarmono. Tim 2 yang menyisir Blok Beta dipimpin Kompol Oka Mahendra Syahrial.
Sementara itu, Tim 3 yang menyisir Blok Alpha dipimpin Kompol Syafnil. Meski dilakukan di malam hari, razia berjalan lancar tanpa perlawanan dari warga binaan.
Kakanwil Kemenkumham Riau, Maizar, menegaskan bahwa razia ini adalah bagian dari program rutin yang ditingkatkan sebagai bentuk penguatan pengawasan internal dan respons terhadap pengawasan publik.
“Razia ini bukan hanya karena video yang viral, tapi bagian dari program rutin yang terus ditingkatkan. Kami akan terus bersinergi dengan aparat kepolisian untuk menjaga ketertiban,” tegasnya.
Kompol David Ricardo juga menyatakan komitmen penuh dari jajaran kepolisian untuk mendukung keamanan dan ketertiban di lapas.
“Kami siap bersinergi demi menciptakan situasi yang aman, baik di luar maupun dalam rutan,” ujarnya.
Pihak Lapas menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum guna mencegah peredaran barang-barang terlarang serta menciptakan lingkungan yang mendukung proses pembinaan warga binaan.





