Berita

Balita yang Hanyut di Sungai Bandar Buat Ditemukan Meninggal Dunia

×

Balita yang Hanyut di Sungai Bandar Buat Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

INGATLAH — Pencarian terhadap Alif Hafiz Rizki, balita berusia tiga tahun yang hilang terseret arus di Sungai Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (8/4/2025).

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan sekitar 600 meter dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut.

“Korban ditemukan tersangkut di antara bebatuan sungai,” ujar Abdul Malik dalam keterangan resminya.

Terseret Arus Saat Mandi di Sungai

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin sore, 7 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata, korban sedang mandi di sungai ketika debit air tiba-tiba meningkat, menyebabkan korban terseret arus deras.

Baca Juga  INFO LOKER 2024, Lowongan Kerja GAIA Dental Clinic, Penempatan Padang dan Pekanbaru

Warga sempat berupaya menolong, namun tidak berhasil. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke aparat setempat dan ditindaklanjuti oleh Kelompok Siaga Bencana.

Menanggapi laporan tersebut, SAR Padang langsung menerjunkan satu tim dengan perlengkapan lengkap seperti perahu rafting, rescue car, serta alat pendukung pertolongan air lainnya.

Proses Pencarian Melibatkan Banyak Pihak

Pencarian dilakukan secara intensif sejak Senin malam hingga akhirnya korban ditemukan pada Selasa pagi.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur seperti BPBD Kota Padang, Polsek Lubuk Kilangan, TNI, PMI, TarC Semen Padang, serta masyarakat sekitar.

Baca Juga  TSR XIII Padang Panjang Kunjungi Musala Nurul Muttaqin, Salurkan Hibah Rp15 Juta

“Kami mengerahkan semua potensi yang ada untuk mempercepat proses pencarian,” kata Abdul Malik.

Aparat Kecamatan Lubuk Kilangan juga turut terlibat dalam upaya pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Imbauan untuk Orang Tua

Abdul Malik menyampaikan dukacita mendalam atas musibah ini. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam mengawasi anak-anak, terutama di area yang dekat dengan aliran sungai atau perairan lainnya.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali,” ucapnya.

Jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)