PELALAWAN – Dunia pendidikan di Kelurahan Langgam, Kabupaten Pelalawan, tercoreng dengan ulah tak bertanggung jawab.
Ruang kelas TK Negeri Pembina Langgam diduga menjadi sasaran aksi perusakan oleh orang tak dikenal (OTK), bahkan ditemukan jejak penggunaan minuman keras dan narkoba di dalamnya.
Insiden ini pertama kali diketahui pada Senin pagi (7/4/2025), saat para guru kembali ke sekolah untuk membersihkan kelas usai libur.
Namun bukannya disambut suasana tenang, mereka malah mendapati ruang belajar dalam kondisi porak-poranda, lengkap dengan botol miras dan alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.
Dalam sebuah video yang beredar, tampak para guru syok dan kecewa dengan kondisi tersebut.
Meski demikian, mereka tetap melanjutkan upaya membersihkan kelas demi menyambut keceriaan siswa di hari pertama sekolah.
“Selama libur, kelas ini justru dijadikan tempat mabuk-mabukan dan mungkin juga penyalahgunaan narkoba. Tapi kami tetap semangat membersihkan dan menata ulang ruangan ini untuk anak-anak,” ungkap salah satu guru dengan penuh keprihatinan.
Menanggapi kejadian tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Atil Mahdar, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan awal dan akan segera bertindak.
“Besok tim dari Dinas akan turun langsung ke lokasi. Kabid TK juga akan mengecek secara langsung kondisi di lapangan,” ujar Atil Mahdar kepada wartawan.
Pihak kepolisian pun segera merespons. Kapolsek Langgam, Ipda Jery P. Sinaga, menyatakan bahwa penyelidikan sudah dimulai dan polisi tengah mendalami jejak pelaku.
“Kami telah menerima laporan dan langsung menurunkan tim ke lokasi. Temuan botol miras dan alat hisap sabu sedang kami dalami, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Pelalawan,” jelas Ipda Jery.
Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan lingkungan sekolah, khususnya bagi anak-anak usia dini.
Warga berharap pelaku segera ditangkap dan ruang kelas kembali menjadi tempat yang aman dan mendidik.(*)





