Berita

Toko Mainan di Padang Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

×

Toko Mainan di Padang Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Toko mainan di Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan terbakar. (Foto: Istimewa)

INGATLAH – Sebuah toko mainan di Jalan Raya Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, terbakar pada Selasa (11/3/2025) malam.

Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB dan menghanguskan bangunan serta barang dagangan di dalamnya.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa toko mainan yang terbakar adalah Toko Rian Toys, milik Riko Rizal (44), warga Kelurahan Koto Lalang.

“Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Kompol Sosmedya, Rabu (12/3/2025).

Saksi Mata Melihat Asap dan Api Muncul dari Dalam Toko

Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari dalam toko saat ia sedang duduk di pinggir jalan. Tak lama kemudian, api semakin membesar dan membakar barang-barang di dalam toko.

Baca Juga  Wawako Padang Panjang Evaluasi 33 Program Unggulan Jelang 100 Hari Kerja

Melihat kejadian itu, warga sekitar berusaha membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, karena api semakin membesar, warga akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang untuk meminta bantuan.

Empat Unit Armada Damkar Dikerahkan

Damkar Kota Padang langsung merespons dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam, ditambah satu unit armada bantuan dari Damkar PT Semen Padang.

Upaya pemadaman dilakukan dengan cepat untuk mencegah api menyebar ke bangunan di sekitarnya.

“Dari dugaan awal di lokasi kejadian, penyebab kebakaran diakibatkan adanya konsleting kabel listrik di bagian dalam toko,” kata Kompol Sosmedya.

Baca Juga  KLB PWI Tetapkan Zulmansyah Sekedang sebagai Ketua Umum Baru

Kerugian Ditaksir Rp 20 Juta, Polisi Amankan Lokasi

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pemilik toko mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 20 juta akibat barang dagangan yang terbakar.

Polisi bersama anggota BKO Dit Samapta Polda Sumbar juga berada di lokasi kejadian untuk mengamankan area dan membantu evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

“Kami juga membantu mengatur lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan,” tutup Kompol Sosmedya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (*)