INGATLAH.COM – Gunung Arjuno, yang terkadang dieja sebagai Gunung Arjuna, adalah gunung berapi kerucut yang berada di Jawa Timur dengan ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Gunung ini merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Gunung Semeru, serta menjadi yang tertinggi keempat di Pulau Jawa.
Berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Gunung Arjuno menjadi destinasi pendakian favorit sekaligus kawasan wisata alam yang kaya akan sejarah dan legenda.
Keunikan Gunung Arjuno
Gunung Arjuno memiliki sejumlah keunikan yang membuatnya menarik bagi pendaki dan wisatawan, di antaranya:
- Bagian dari Kompleks Pegunungan Arjuno-Welirang
Puncak Gunung Arjuno berada dalam satu punggungan yang sama dengan Gunung Welirang, Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II, membentuk kompleks pegunungan yang megah.
Kompleks ini juga berdiri di atas dua gunung berapi tua, yakni Gunung Ringgit dan Gunung Lincing. - Area Fumarol dan Sumber Belerang
Sejumlah lokasi di sekitar Gunung Arjuno memiliki aktivitas vulkanik berupa fumarol dengan cadangan belerang, seperti di Puncak Gunung Welirang, Gunung Kembar II, dan beberapa jalur pendakian lainnya. - Nama yang Berasal dari Tokoh Pewayangan
Nama “Arjuno” diambil dari sosok Arjuna dalam kisah Mahabharata, seorang ksatria Pandawa yang dikenal dengan sifatnya yang bijaksana dan tangguh.
Jalur Pendakian Gunung Arjuno
Gunung Arjuno dapat didaki dari beberapa jalur utama yang menawarkan pengalaman dan tantangan berbeda, yaitu:
- Jalur Tretes (Utara) via Gunung Welirang
- Jalur paling populer dengan pemandangan hutan yang lebat.
- Melewati Gunung Welirang, sehingga pendaki harus menempuh perjalanan lebih panjang.
- Jalur Lawang (Timur)
- Jalur lebih pendek dibandingkan Tretes, namun tetap menantang.
- Cocok bagi pendaki yang ingin mencapai puncak dengan waktu yang lebih efisien.
- Jalur Batu-Selecta (Barat)
- Melewati kawasan wisata Batu yang terkenal dengan keindahannya.
- Cocok bagi pendaki yang ingin menikmati pemandangan lembah dan kota dari ketinggian.
- Jalur Karangploso (Selatan) dan Sumberawan (Singosari)
- Sumberawan dikenal sebagai pusat kerajinan tangan di Singosari.
- Jalur ini sering digunakan oleh para pendaki lokal yang ingin menikmati suasana tenang.
- Jalur Purwosari
- Jalur yang lebih mudah diakses karena hanya setengah jam dari jalan raya.
- Pendaki dapat langsung sampai di Tambakwatu, titik awal pendakian.
Pendakian ke puncak Gunung Arjuno umumnya memakan waktu sekitar 8-12 jam, tergantung jalur yang dipilih dan kondisi fisik pendaki.
Destinasi Wisata di Lereng Gunung Arjuno
Selain sebagai jalur pendakian, Gunung Arjuno juga memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik:
- Air Terjun Kakek Bodo
- Salah satu jalur pendakian menuju puncak Arjuno.
- Memiliki pemandangan air terjun yang menenangkan dan sering dikunjungi wisatawan.
- Mata Air Sungai Brantas
- Sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa setelah Bengawan Solo.
- Berasal dari simpanan air di Gunung Arjuno dan terletak di Desa Sumber Brantas, Kota Batu.
- Kota Wisata Batu dan Taman Safari Indonesia 2
- Destinasi wisata terkenal yang berada di lereng Gunung Arjuno.
- Menawarkan pemandangan alam, taman hiburan, dan kebun binatang interaktif.
Gunung Arjuno bukan hanya sekadar gunung untuk didaki, tetapi juga menyimpan keindahan alam, sejarah, dan nilai budaya yang kaya.
Dengan berbagai jalur pendakian yang menantang serta destinasi wisata yang menarik, gunung ini menjadi salah satu tujuan favorit bagi pecinta alam di Indonesia.
Apakah anda tertarik untuk menjelajahi Gunung Arjuno dan menikmati keindahannya dari puncak tertinggi keempat di Pulau Jawa? (*)





