BeritaUtama

Santri Asal Sumut Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Lubuk Minturun

×

Santri Asal Sumut Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Lubuk Minturun

Sebarkan artikel ini
Santri asal Sumut yang tenggelam di Lubuk Minturun dilarikan ke rumah sakit Siti Ramah Padang. (Foto: Istimewa)
Santri asal Sumut yang tenggelam di Lubuk Minturun dilarikan ke rumah sakit Siti Ramah Padang. (Foto: Istimewa)

INGATLAH – Seorang santri yang sedang menjalankan safari dakwah di Kota Padang ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Bendungan Lubuk Rayo, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (23/2/2025) siang.

Korban bernama Alwiansyah (22), santri dari Pesantren Daya Al Ikhlas, Kabupaten Aceh Utara.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Padang, korban bersama rombongan pesantrennya tiba di Padang pada 16 Februari 2025 untuk safari dakwah ke Padang dan Bukittinggi.

Pada Minggu siang sekitar pukul 12.15 WIB, korban bersama dua rekannya mandi di bendungan tersebut.

Baca Juga  Honda Hayati Sumbar Gelar Kompetisi Safety Riding

Setelah sekitar 30 menit, dua rekan korban menepi, namun korban tetap berada di air. Saat tak lagi terlihat, mereka berusaha mencari korban dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

“Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, Basarnas, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat setempat segera melakukan pencarian,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna.

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (kode hitam) dan langsung dievakuasi ke RS Siti Rahmah.

Baca Juga  Operasi SAR Dua Hari, Bocah Tenggelam di Padang Ditemukan Tak Bernyawa

“Saat ini, pihak berwenang tengah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk pemulangan jenazah ke daerah asalnya di Sumatera Utara,” katanya.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan yang memiliki potensi bahaya,” harapnya. (*)