INGATLAH – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar acara penyerahan bonus bagi atlet yang telah berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Acara yang berlangsung di Rey Cafe & Resto, Komplek Gelora Haji Agus Salim (GHAS), Padang, pada Sabtu (8/2/2025) malam ini juga menjadi momen pembubaran tim PON Forki Sumbar.
Hadir dalam acara tersebut berbagai stakeholder Forki Sumbar, manajer, atlet, pelatih, serta ofisial dari cabang olahraga karate.
Sekretaris Forki Sumbar, Alvira, menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan para atlet dan tim yang telah mengharumkan nama Sumbar di ajang nasional.
“Kita semua berjuang bersama, dan ini adalah hasil dari kebersamaan kita,” ujar Alvira dalam sambutannya.
Selain menyerahkan bonus, Forki Sumbar juga memberikan penghargaan berupa uang tunai senilai Rp20 juta kepada atlet karate peraih medali perunggu serta Rp9 juta untuk pelatih dan ofisial yang turut berperan dalam pencapaian tersebut.
Staf Ahli Gubernur Sumbar, Hamdanus, yang turut hadir dalam acara ini menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung perkembangan olahraga di Sumbar.
“Gubernur sangat mendukung kegiatan olahraga, dan ini akan terus berlanjut. Bahkan beliau sudah menugaskan saya untuk maju dalam kepengurusan KONI Sumbar periode berikutnya,” ungkap Hamdanus.
Sementara itu, Wakil Bendahara Umum Forki Sumbar, Anandya Dipo Pratama, juga mengapresiasi kerja keras tim PON XXI.
Ia menyoroti pentingnya pemusatan latihan (TC) yang telah berlangsung selama empat bulan serta perlunya peningkatan fasilitas bagi para atlet.
“Saya cinta olahraga dan merupakan pelaku langsung. Kita perlu mengadakan kejuaraan rutin di setiap cabang olahraga agar hasil latihan lebih maksimal,” ujar Dipo.
Lebih lanjut, Dipo menyampaikan pesan dari Ketua Forki Sumbar, Andre Rosiade, yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.
“Kita perlu meningkatkan fasilitas di GOR Agus Salim dan mencari lebih banyak dana dari luar APBD untuk pengembangan olahraga Sumbar,” tambahnya.
Dipo juga menegaskan bahwa dirinya siap jika diberi kesempatan untuk memimpin KONI Sumbar ke depan.
Ia memiliki visi agar prestasi olahraga di Sumbar terus berkembang dan mencapai level nasional maupun internasional.
“Inilah salah satu hal yang membuat saya yakin bisa menggabungkan dan mengkombinasikan berbagai potensi untuk satu tujuan, membawa Sumatera Barat ke prestasi olahraga yang lebih baik,” tuturnya.
Pada PON XXI Aceh-Sumut, atlet karate Sumbar berhasil meraih medali perunggu melalui Farhan Al Amin, anggota Brimob Polda Sumbar yang bertanding di kelas kumite 67 kg putra.
Dengan pemberian bonus serta peningkatan fasilitas yang lebih baik, Forki Sumbar optimistis dapat mencetak lebih banyak atlet berprestasi di masa mendatang. (*)





