INGATLAH – Arema FC akan melanjutkan perjuangannya di pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/25 dengan menjamu Persib Bandung di Stadion Soepriadi, Blitar, Jumat (24/1).
Usai menelan dua kekalahan beruntun dari Dewa United FC (0-2) dan Borneo FC Samarinda (1-3), tim berjuluk Singo Edan bertekad bangkit dan merebut kemenangan.
Pelatih Arema FC, Ze Gomes, menegaskan bahwa timnya akan tampil berbeda di laga ini.
Kekalahan di dua pertandingan sebelumnya menjadi pelajaran penting baginya untuk lebih memahami kemampuan tim.
“Sekarang saya sudah lebih mengenal pemain kami, bagaimana karakter sepak bola di Indonesia. Kami akan bermain dengan semangat berbeda melawan Persib,” ujar pelatih asal Portugal itu, Rabu (22/1).
Ze Gomes menyoroti kurangnya semangat bertarung di awal pertandingan sebagai salah satu penyebab kekalahan.
Ia mengaku kecewa dengan performa tim saat melawan Borneo FC, terutama di babak pertama.
“Pemain kurang fight di awal, itu bukan karakter Singo Edan. Kami harus kebobolan dua gol lebih dulu. Babak kedua permainan membaik, Dalberto mencetak gol, bahkan ada peluang dari Lokoli Ngoy. Tapi lawan kembali mencetak gol, dan semangat kami menurun,” jelasnya.
Menghadapi Persib, Ze Gomes menekankan pentingnya tampil dengan semangat juang tinggi sejak menit pertama.
“Kami sudah melatih itu dalam beberapa sesi terakhir agar lebih siap menghadapi Persib,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan apresiasinya atas perkembangan tim selama dua sesi latihan terakhir.
Ia menegaskan bahwa evaluasi dari dua laga sebelumnya telah dilakukan secara menyeluruh.
“Sekarang fokus kami adalah laga melawan Persib. Pelatih sudah memberikan detail game plan kepada tim, dan kami tidak akan mengulangi kekurangan di laga sebelumnya,” ujar Yusrinal.
Menurutnya, Ze Gomes sebelumnya masih mencoba memahami karakter setiap pemain, namun kini persiapan teknis tim lebih matang.
“Melawan Persib tidak ada lagi waktu untuk mencoba-coba. Target kami jelas, harus menang. Apalagi melihat semangat pelatih dan pemain yang ingin bangkit dari dua hasil negatif sebelumnya,” tegasnya.
Arema FC kini berada dalam tekanan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Dukungan dari pelatih, manajemen, dan semangat pemain menjadi modal utama bagi Singo Edan untuk menampilkan performa terbaik di hadapan publik Blitar.(*)





