BeritaUtama

Tragedi di Sungai Gansal, Mahasiswa UIN Suska Hilang Usai Selamatkan Rekan

×

Tragedi di Sungai Gansal, Mahasiswa UIN Suska Hilang Usai Selamatkan Rekan

Sebarkan artikel ini

 

INGATLAH – Duka mendalam menyelimuti civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau yang tengah kehilangan seorang mahasiswa bernama Maulana Musyaffa Alauddin (20).

Maulana adalah mahasiswa yang tengah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, ia dilaporkan hilang terseret arus Sungai Gansal di Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Minggu (19/1).

Insiden bermula saat kelompok mahasiswa yang mengikuti program UIN Suska Mengajar di Dusun Nunusan memutuskan menyeberangi sungai untuk membersihkan diri usai beraktivitas seharian.

Namun, situasi berubah dramatis ketika salah seorang mahasiswi mengalami kesulitan di tengah arus sungai.

Baca Juga  UIN Suska Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba Usai Penemuan 63 Kilogram Ganja di PKM

Kasi Humas Polres Indragiri Hulu, Aiptu Misran, menjelaskan bahwa Maulana berusaha menyelamatkan mahasiswi tersebut.

“Dengan keberaniannya, korban berhasil menyelamatkan temannya. Namun, dirinya justru terbawa derasnya arus hingga hilang,” ungkap Misran pada Senin (20/1).

Kejadian ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang. Tim gabungan dari Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), pemerintah desa, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hulu langsung bergerak melakukan pencarian.

Kondisi Sungai Gansal yang tengah meluap akibat curah hujan tinggi menambah tantangan proses pencarian.

Debit air dilaporkan naik hingga dua meter, membuat arus sungai semakin deras.

Baca Juga  Update Kapal Pompong Tenggelam di Siak: 3 Ditemukan Tewas, 1 Masih Hilang

“Kami bersama tim SAR terus berupaya maksimal untuk menemukan korban. Dukungan doa dari semua pihak sangat diharapkan,” tambah Aiptu Misran.

Program UIN Suska Mengajar sendiri merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memberikan pendidikan dan bantuan di daerah terpencil.

Keberanian Maulana dalam menolong rekannya menjadi bukti nyata semangat pengabdian yang ia bawa.

Proses pencarian terus berlanjut dengan harapan besar korban dapat segera ditemukan.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas, terutama di lingkungan yang penuh risiko.(*)