INGATLAH.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kini memiliki gedung layanan perpustakaan modern dua lantai sebagai upaya meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat.
Gedung ini selesai dibangun pada akhir 2024 dan dilengkapi berbagai fasilitas canggih, termasuk ruang perpustakaan digital, ruang publik, hingga studio 3D mini.
“Gedung ini menjadi salah satu langkah besar bagi peningkatan literasi di Pasaman Barat. Pelayanan diperkirakan dimulai pada awal Maret 2025,” ujar Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman Barat, Muharram, Rabu (15/1/2025).
Gedung layanan perpustakaan ini berdiri di atas lahan seluas 1.088 meter persegi dengan ukuran bangunan 34×32 meter.
Berbagai fasilitas modern telah disiapkan, termasuk, lantai 1 yang terdiri dari area baca untuk lanjut usia dan penyandang disabilitas, ruang anak-anak, ruang ibu menyusui, ruang shalat, rak buku konvensional, ruang pameran galeri, perpustakaan digital, dan studio 3D mini.
Dan di lantai 2 merupakan ruang kepala perpustakaan, ruang serba guna, workshop, penelitian, dan area staf.
“Gedung ini dirancang tidak hanya untuk membaca buku, tetapi juga sebagai ruang kreativitas dan aktivitas bagi generasi muda,” tambah Muharram.
Pembangunan gedung layanan perpustakaan ini merupakan hasil kerja keras yang terwujud pada 2024, didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Perpustakaan Nasional.
Pasaman Barat menjadi salah satu dari dua daerah di Sumatera Barat yang menerima anggaran DAK untuk pembangunan perpustakaan, selain Kota Solok.
Proyek ini dilaksanakan oleh CV Dian RP dengan nilai kontrak Rp8,3 miliar. Proses konstruksi berlangsung selama 180 hari, mulai 30 April hingga 25 November 2024.
Muharram berharap kehadiran gedung perpustakaan modern ini dapat meningkatkan indeks literasi Pasaman Barat, minat baca masyarakat, serta menciptakan ruang kreativitas yang inklusif bagi semua kalangan.
“Ini merupakan cita-cita lama yang akhirnya terwujud. Kami optimis gedung ini akan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, serta memberikan layanan terbaik untuk mendukung pendidikan dan kreativitas. (*)





