INGATLAH.COM – Mohammad Zafir, Anak Buah Kapal (ABK) asal Malaysia yang terjatuh di perairan Teluk Kentari, Rantau Panjang, Kabupaten Siak ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada Senin (6/1/2025) pukul 23.10 WIB.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengungkapkan bahwa korban ditemukan pada titik koordinat 0°47’5″N, 101°54’28″E, sekitar 2 kilometer dari lokasi jatuhnya korban.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Rantau Panjang,” ujar Budi Cahyadi, Senin malam.
Setelah penemuan Mohammad Zafir, operasi pencarian resmi ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pencarian,” tambahnya.
Kejadian ini dilaporkan oleh Rian Erlindo, perwakilan Kawilker Buatan KSOP Kelas II Pekanbaru, pada Minggu (5/1/2025) pukul 10.15 WIB.
Mohammad Zafir, ABK warga negara Malaysia, dilaporkan terjatuh dari kapal TB MCL POWER 2 di Teluk Kentari, dengan perkiraan koordinat jatuhnya korban berada di 0°46’08″N, 101°53’52″E.
Insiden ini langsung ditanggapi Tim Basarnas Pekanbaru yang mengerahkan personel dan peralatan untuk melakukan pencarian intensif sejak laporan diterima.
Berdasarkan informasi, korban terjatuh ke perairan saat kapal tengah berlayar di Teluk Kentari.
Setelah pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan pada Senin malam, sekitar 2 kilometer dari lokasi jatuh.
Jenazah Mohammad Zafir kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak terkait.
Keberhasilan pencarian ini tidak terlepas dari kerja sama antara Basarnas Pekanbaru, aparat setempat, dan masyarakat sekitar.
Operasi ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menanggapi kondisi yang membahayakan manusia.
“Kami mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang telah berupaya maksimal,” tutup Budi Cahyadi.(*)





