INGATLAH.COM – Sutradara Hwang Dong-hyuk menjanjikan eksplorasi yang lebih gelap pada musim kedua Squid Game, dengan transformasi radikal karakter utama, Gi-hun. Setelah memenangkan permainan bertahan hidup yang brutal di musim pertama, Gi-hun kini tampil sebagai pejuang gigih melawan ketidakadilan sistemik.
“Gi-hun menyadari bahwa tantangan yang ia hadapi, termasuk para pemain lainnya, bukanlah akibat tindakan individu semata, melainkan karena cacat dalam sistem itu sendiri,” kata Hwang dalam wawancara di Seoul yang dikutip Yonhap, Senin.
Hwang menggambarkan perjalanan Gi-hun sebagai upaya melawan kekuasaan, menyerupai Don Quixote yang melawan kincir angin. Alih-alih menggunakan uang hadiahnya untuk pergi ke Amerika Serikat, Gi-hun memilih tetap tinggal di Korea dengan satu tujuan obsesif: menghancurkan organisasi di balik permainan mematikan tersebut.
“Meski tampak bodoh, mungkin kita membutuhkan seseorang seperti dia, yang cukup berani untuk menghadapi sistem. Kita sering menyalahkan sesama, padahal kemarahan seharusnya diarahkan ke atas,” ujar Hwang.
Musim kedua akan mendalami perjalanan Gi-hun sebagai simbol perlawanan dan perubahan sosial. Dengan narasi yang lebih gelap dan tema mendalam, Squid Game sekali lagi menjanjikan pengalaman intens yang mengajak penonton untuk merefleksikan dinamika kekuasaan dan ketidakadilan.





