INGATLAH.COM – Malam resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kabupaten Dharmasraya pada Sabtu (4/1) menjadi momen penuh emosi bagi ribuan warga yang memadati Kantor Bupati Dharmasraya.
Dalam acara tersebut, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, menyampaikan pidato perpisahan yang penuh haru menjelang akhir masa jabatannya.
Bupati dua periode itu, yang akan mengakhiri tugasnya pada Maret mendatang, mengucapkan rasa terima kasih mendalam kepada masyarakat Dharmasraya atas dukungan selama sembilan tahun masa kepemimpinannya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Dharmasraya yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama ini. Dukungan masyarakat adalah kekuatan kami untuk terus bekerja demi Dharmasraya,” ujar Sutan Riska dengan nada emosional.
Selama memimpin, Sutan Riska mencatat sejumlah prestasi besar yang membanggakan masyarakat Dharmasraya.
Salah satunya adalah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh serta program BPJS Kesehatan dengan premi 100 persen ditanggung pemerintah daerah.
Di bidang pemerintahan, Dharmasraya berhasil mencetak sejarah dengan masuk 9 besar nasional dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), melonjak dari posisi 200-an sembilan tahun lalu.
Hal ini menempatkan Dharmasraya sejajar dengan kabupaten-kabupaten besar lainnya.
“Banyak dana pembangunan yang berhasil kita bawa ke Dharmasraya dari pusat. Kadang, waktu untuk meyakinkan menteri atau presiden hanya lima menit. Kalau kita tidak mengerti masalah dan tidak mampu menjelaskan, mustahil kita bisa mendapatkan dana tersebut,” ungkap Sutan Riska, menggambarkan perjuangannya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan semata-mata berkat dirinya, tetapi hasil dari kerja sama seluruh masyarakat Dharmasraya.
“Kita bisa sejajar, atau bahkan lebih baik dari kabupaten yang jauh lebih tua dari kita. Ini semua berkat bapak ibu sekalian,” tambahnya.
Di akhir pidatonya, Sutan Riska juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
“Sebagai manusia biasa, saya memiliki banyak kekurangan. Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada pihak yang merasa belum puas,” ujarnya dengan tulus.
Malam itu, Dharmasraya bukan hanya merayakan hari jadinya, tetapi juga memberi penghormatan kepada pemimpin yang telah membawa banyak perubahan selama hampir satu dekade. (*)





