INGATLAH.COM – PSIS Semarang gagal menutup putaran pertama BRI Liga 1 2024/25 dengan kemenangan setelah ditahan imbang 0-0 oleh Barito Putera di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (29/12) malam.
Hasil ini menambah catatan kurang memuaskan Mahesa Jenar, yang kini telah tiga laga berturut-turut tanpa kemenangan.
Meski menguasai sejumlah momen penting, PSIS tidak mampu memanfaatkan peluang emas yang didapatkan.
Salah satunya datang dari tendangan bebas keras Alfeandra Dewangga, yang meleset tipis di sisi kiri gawang Barito Putera.
Penampilan gemilang penjaga gawang PSIS, Syahrul Trisna Fadillah, juga menjadi sorotan.
Ia berhasil menghalau sejumlah peluang berbahaya dari Barito Putera, menjaga gawangnya tetap perawan hingga peluit akhir berbunyi.
“Hasil imbang ini, menurut saya, cukup adil untuk kedua tim. Laga berjalan seimbang, kedua tim menciptakan peluang, dan Syahrul tampil luar biasa di bawah mistar,” ungkap pelatih PSIS, Gilbert Agius, usai pertandingan.
Pelatih asal Malta itu mengakui bahwa PSIS menghadapi sejumlah kendala dalam beberapa pertandingan terakhir.
Absennya striker murni menjadi salah satu faktor yang menghambat produktivitas tim.
“Kami bermain tanpa striker dalam beberapa laga terakhir. Selain itu, banyak pemain muda yang kami turunkan. Namun, saya optimis ke depannya tim ini bisa meraih hasil lebih baik. Melihat posisi kami di klasemen saat ini, saya rasa itu cukup baik,” ujar Agius.
Tambahan satu poin menempatkan PSIS di peringkat ke-13 dengan koleksi 18 poin dari 17 pertandingan.
Tim Mahesa Jenar unggul tiga poin dari PSS Sleman di posisi ke-14 dan memiliki selisih delapan poin dari Persis Solo yang berada di peringkat ke-16, batas akhir zona degradasi.
Meski belum kembali ke jalur kemenangan, hasil imbang ini memberi PSIS modal untuk memperbaiki performa di putaran kedua.
Suporter setia Mahesa Jenar tentu berharap tim kesayangan mereka dapat bangkit dan menutup musim dengan posisi lebih baik di papan klasemen.(thohir)





