INGATLAH.COM – Sutradara “Home Alone” dan “Home Alone 2: Lost in New York,” Chris Columbus, mengungkapkan cerita di balik perjalanan kariernya hingga menyutradarai salah satu film Natal terpopuler. Dalam siniar Awards Chatter oleh The Hollywood Reporter pekan ini, Columbus menjelaskan pertemuannya dengan aktor Chevy Chase yang mengarahkan dirinya pada proyek besar tersebut.
Semua berawal ketika John Hughes, produser ternama, mengajukan tawaran kepada Columbus untuk menyutradarai National Lampoon’s Christmas Vacation. Namun, pertemuannya dengan bintang utama film itu, Chevy Chase, berujung pada ketegangan. Chase dianggap tidak menunjukkan minat dalam diskusi proyek tersebut, hingga Columbus memutuskan mundur dari film itu.
“Keputusan itu sulit karena saya tidak tahu apakah saya akan mendapat peluang lain,” kata Columbus. Namun, tak lama setelah itu, Hughes memberikan naskah berjudul Home Alone, yang kemudian mengubah hidup Columbus.
Dalam wawancara tersebut, Columbus juga berbagi proses panjang audisi untuk menemukan pemeran Kevin McCallister. Meskipun John Hughes menginginkan Macaulay Culkin sejak awal, Columbus tetap bertemu 300 anak lain sebelum akhirnya menyadari bakat luar biasa Culkin. “Saat bertemu Macaulay lagi, itu benar-benar magis,” katanya.
Columbus juga menanggapi teori penggemar tentang pekerjaan orang tua Kevin McCallister yang mampu memiliki rumah besar di Chicago. “Kate McCallister adalah perancang busana sukses, terlihat dari manekin di ruang bawah tanah. Tapi saya tidak yakin apa pekerjaan Peter McCallister,” ujarnya.
Selain itu, Columbus membahas momen unik dalam audisi Chris Farley untuk peran Sinterklas. Meski Farley tidak dalam kondisi terbaik, Columbus mengenangnya dengan baik sebagai seorang teman yang hangat.
Film Home Alone kini menjadi salah satu ikon Natal, namun perjalanan di balik pembuatannya penuh tantangan dan kejutan.





