INGATLAH.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengeluarkan Surat Telegram tentang sejumlah perubahan jabatan di jajaran kepolisian Riau.
Surat Telegram tersebut tertuang dengan nomor ST/1170/XII/KEP/2024 yang dikeluarkan pada tanggal, Senin, 16 Desember 2024.
Perubahan tersebut melibatkan mutasi sejumlah pejabat penting, dari tingkat Polresta Pekanbaru, Satuan Brimob hingga jajaran ditingkat Polsek.
Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal memutuskan untuk melakukan rotasi jabatan guna meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan kepolisian di wilayah Riau.
Mutasi ini mengindikasikan adanya penyegaran dalam struktur kepemimpinan di berbagai Polres dan satuan di bawah Polda Riau.
Berikut adalah daftar lengkap mutasi yang terjadi, yang mencakup perwira tinggi hingga jajaran di tingkat Polsek.
Dari Satbrimob hingga Polresta Pekanbaru
Salah satu mutasi penting adalah pergantian posisi di Satuan Brimob Polda Riau. Kompol Franky Tambunan yang sebelumnya menjabat sebagai Danden Gegana Satbrimobda Riau, kini kembali dipercayakan untuk posisi yang sama.
Selain itu, Kompol Efrinoka yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Intelkam Polresta Pekanbaru, dimutasikan menjadi PS Kasubdit 5 Ditintelkam Polda Riau, memperlihatkan perhatian terhadap kinerja intelijen di tingkat provinsi.
Mutasi yang juga menarik perhatian adalah Kompol Indra Lamhot yang sebelumnya menjabat sebagai PS Kasubdit 2 Ditintelkam Polda Riau, kini dipromosikan menjadi PS Kasubdit 4 Ditintelkam.
Sementara itu, perubahan posisi di Polresta Pekanbaru juga terjadi, dengan Kompol Bagus Harry Priyambodo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Limapuluh, dimutasikan menjadi Analisis Kebijakan Pertama Bidang Dalpres Ro SDM Polda Riau.
Perubahan signifikan juga terjadi di Polres Bengkalis. Kompol Rifendi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bukit Batu Polres Bengkalis, dimutasikan menjadi Kabagops Polres Kampar.
Sementara itu, Kompol Novaldi yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagops Polresta Pekanbaru, kini dipercaya untuk menjadi Wakapolres Kuansing.
Hal ini menunjukkan penekanan pada penataan kembali struktur operasional di wilayah Kampar dan Kuansing.
Sementara itu, di tingkat Polsek, ada sejumlah perubahan penting. Kapolsek Kandis, Kompol David Richardo dimutasikan menjadi Kabagops Polresta Pekanbaru.
Kompol Nursyafniarti, mantan Kapolsek Payung Sekaki yang kini menjabat sebagai Kapolsek Tapung, dimutasikan menjadi Kapolsek Pinggir Polres Bengkalis.
Sementara itu, Kompol Bagus Harry Priyambodo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Limapuluh, dimutasikan menjadi Analisis Kebijakan Pertama Bidang Dalpres Ro SDM Polda Riau.
Tidak hanya itu, mutasi juga menyentuh jabatan di bidang lalu lintas. Kompol Alvin Agung Wibawa yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polresta Pekanbaru, kini dimutasikan menjadi Analisis Kebijakan Pertama Bidang Paminal Bidpropam Polda Riau.
Sedangkan AKP I Made Juni Artawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Rohil, dimutasikan menjadi Kasatlantas Polresta Pekanbaru. Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan manajemen lalu lintas di wilayah Pekanbaru.
Kompol Josina Lambiombir, mantan Wakapolres Dumai dan Kapolsek Pekanbaru Kota yang kini menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Riau, dimutasikan menjadi Sespri Spripim Polda Riau.
AKP Kris Tofel yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Pelalawan, dimutasikan menjadi Kasatreskrim Polres Dumai.
Kompol Angga Wahyu Prihantoro, yang kini menjabat sebagai Kasubbagselek Bagdalpres RO SDM, dimutasikan menjadi Kasubbagdalores Bagdalpres RO SDM Polda Riau.
Kapolda Riau, dalam surat telegram tersebut, menegaskan bahwa mutasi ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di kepolisian Riau.
“Rotasi ini bertujuan untuk memberikan penyegaran dan penguatan di setiap jajaran, guna lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda dalam surat tersebut.
Perubahan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja setiap satuan dan meningkatkan koordinasi antar wilayah di Riau, dengan harapan dapat mendukung tercapainya tujuan kepolisian yang lebih baik.(*)





